Close
 
 
 

Anti-penghindaran pajak dan anti-pencucian uang

 
 

Anti-penghindaran pajak dan anti-pencucian uang

Penghindaran pajak berarti secara sengaja atau tidak jujur mencurangi pendapatan publik atau menghindari pajak secara curang di wilayah hukum mana pun. Membantu penghindaran pajak oleh pihak ketiga juga merupakan pelanggaran.

Pencucian uang adalah tindakan menyembunyikan atau menukarkan dana atau properti ilegal atau membuatnya terlihat legal. Hal ini meliputi memiliki atau berdagang dengan hasil kejahatan. Selain pencucian uang, pendanaan terorisme juga menggunakan kelemahan sistem finansial untuk memberikan dana dan aset lainnya kepada kelompok teroris.

Kita tidak boleh terlibat dalam aktivitas ini.

 

Tidak boleh terlibat dalam penghindaran pajak atau membantu penghindaran pajak

Kita tidak boleh:
  • menghindari pajak atau membantu penghindaran pajak oleh orang lain (termasuk entitas Grup lain atau pihak ketiga)
  • memberikan bantuan kepada orang yang kita ketahui, atau curigai, terlibat dalam penghindaran pajak

Kita harus:

  • mengetahui dan mematuhi sepenuhnya seluruh undang-undang perpajakan di wilayah hukum tempat kita beroperasi
  • mencatat dan membayar seluruh pajak yang harus dibayarkan

Penghindaran pajak, baik oleh perusahaan maupun individu, merupakan tindak kejahatan. Dana pajak yang tidak dibayarkan dapat dianggap sebagai hasil kejahatan.

Membantu penghindaran pajak oleh perusahaan atau individu lain (termasuk Perusahaan Grup lain, pemasok, pelanggan, dan mitra bisnis lainnya) juga merupakan tindak kejahatan. Hal ini meliputi membantu atau meminta pihak ketiga untuk menghindari pajak, diketahui terlibat penghindaran pajak, atau dengan cara lain mengambil tindakan yang Anda ketahui merupakan atau akan berujung pada penghindaran pajak di negara mana pun.

Penting untuk membedakan antara perencanaan pajak yang tidak melanggar hukum dan penghindaran pajak. Hal ini terkadang membingungkan. Jika Anda ragu mengenai perbedaan perencanaan pajak dan penghindaran pajak, berkonsultasilah dengan LEX Counsel.

 

Menerapkan pengendalian agar tidak membantu penghindaran pajak

Perusahaan Grup dapat dimintai pertanggungjawaban jika membantu penghindaran pajak oleh Karyawannya atau pihak ketiga lainnya.

Maka, perusahaan Grup harus menerapkan pengendalian untuk mencegah risiko Karyawan atau mitra bisnis kita membantu penghindaran pajak oleh orang atau perusahaan lain. Pengendalian ini harus meliputi:

  • penerapan sepenuhnya prosedur "kenali pelanggan" dan "kenali pemasok", termasuk Prosedur Kepatuhan Rantai Pasok untuk memastikan uji tuntas yang proporsional telah dilakukan dan pengendalian yang memadai telah diterapkan
  • penyertaan klausul kepatuhan pajak dan tidak membantu penghindaran pajak dalam kontrak dengan pihak ketiga, jika diperlukan
  • pelaksanaan dan pemberian pelatihan dan dukungan bagi staf yang mengelola hubungan dengan pihak ketiga dan/atau kewajiban pajak kita
  • penyelidikan dan, jika diperlukan, penghentian dan/atau pemutusan hubungan dengan Karyawan dan pihak ketiga yang diduga melakukan penghindaran pajak atau membantu melakukan penghindaran pajak

Jika Anda mencurigai adanya karyawan, agen, kontraktor, pelanggan, pemasok, atau mitra bisnis lain yang melakukan atau membantu melakukan penghindaran pajak, segera beri tahu LEX Counsel setempat.

 

Tidak terlibat dalam perdagangan dengan hasil kejahatan

Kita tidak boleh:
  • melakukan transaksi yang kita ketahui, atau curigai, melibatkan hasil kejahatan (termasuk penghindaran pajak), atau
  • dalam keadaan lain diketahui terlibat secara langsung atau tidak langsung dengan aktivitas pencucian uang

Kita juga harus memastikan aktivitas kita tidak melanggar undang-undang pencucian uang secara tidak sengaja.

Di sebagian besar wilayah hukum, orang atau perusahaan yang bertransaksi dengan melibatkan aset yang mereka ketahui, curigai, atau yakini dengan alasan kuat berasal dari tindak kejahatan, akan dianggap melakukan tindak kejahatan.

Melanggar undang-undang anti-pencucian uang dapat berakibat pada pemidanaan perusahaan dan konsekuensi pribadi bagi individu terkait.

 

Menolak penerimaan uang tunai dalam jumlah besar

Kita harus menolak untuk menerima, atau melaporkan, uang tunai sejumlah berikut:

Perusahaan Grup di Uni Eropa tidak boleh menerima pembayaran tunai lebih dari €10.000 (atau yang setara) dalam satu transaksi atau sejumlah transaksi yang berkaitan.

Perusahaan Grup di AS (atau di luar AS ketika menangani transaksi yang berkaitan dengan AS) tidak boleh menerima pembayaran tunai lebih dari $10.000 (atau yang setara) dalam satu transaksi atau sejumlah transaksi yang berkaitan.

Perusahaan Grup di luar wilayah hukum ini juga harus menghindari penerimaan pembayaran tunai dalam jumlah besar.

 

Mengetahui dan mematuhi langkah-langkah antiterorisme

Kita tidak boleh secara sengaja membantu pembiayaan atau mendukung terorisme dengan cara apa pun. Aktivitas kita juga tidak boleh melanggar langkah-langkah anti-pembiayaan terorisme secara tidak sengaja.

Pengendalian internal perusahaan Grup harus menyertakan pemeriksaan untuk memastikan bahwa mereka tidak berurusan dengan suatu entitas, organisasi, atau individu yang dilarang oleh pemerintah atau badan internasional karena diduga terkait dengan terorisme (meliputi penerapan Kebijakan Sanksi dan Pengendalian Ekspor dan Prosedur Kepatuhan Sanksi terkait).

Kelompok teroris mungkin menggunakan cara yang serupa dengan organisasi kejahatan dalam melakukan pencucian uang. Hal ini meliputi penggunaan bisnis legal, mulai dari outlet ritel hingga distribusi atau perusahaan layanan finansial, untuk membiayai jaringan mereka atau memindahkan dana ilegal.

Karena itu, kita perlu mewaspadai bahwa tanda bahaya pencucian uang juga dapat merupakan tanda bahaya pendanaan teroris.

 

Kita harus mewaspadai situasi yang perlu dicurigai berkaitan dengan kejahatan finansial

 

Meminimalkan risiko keterlibatan dalam kejahatan finansial dan melaporkan aktivitas mencurigakan

Kita harus memiliki prosedur yang efektif untuk:
  • meminimalkan risiko keterlibatan secara tidak sengaja dalam transaksi yang melibatkan hasil kejahatan, termasuk dengan mengawasi arus uang ilegal dan tanda bahaya pencucian uang/pendanaan kelompok teroris
  • mendeteksi dan mencegah pencucian uang oleh Karyawan, pejabat, direktur, agen, pelanggan, dan pemasok
  • mendukung Karyawan dalam mengidentifikasi situasi yang dapat menimbulkan kecurigaan terkait dengan pencucian uang atau pendanaan teroris
  • menyerahkan laporan yang diperlukan terkait dengan kewajiban pencucian uang kepada pihak berwenang terkait

Perusahaan Grup harus memastikan prosedur persetujuan pelanggan dan pemasoknya, yakni prosedur "kenali pelanggan" dan "kenali pemasok", sudah memadai, berbasis risiko, dan sedapat mungkin memastikan pelanggan dan pemasok tidak terlibat tindak kejahatan apa pun. Hal ini juga meliputi implementasi penuh Prosedur AFC Pihak Ketiga.

Kita harus segera melaporkan transaksi atau aktivitas mencurigakan oleh pelanggan atau pihak ketiga lainnya kepada General Manager atau Head of Function dan LEX Counsel setempat. Secara umum, Anda tidak boleh memberitahukan atau membahas dengan rekan kerja lain, kecuali jika sangat diperlukan, bahwa Anda telah melaporkan dugaan pencucian uang karena hal ini dapat membocorkan penyelidikan.

 

Kita harus mewaspadai situasi yang perlu dicurigai berkaitan dengan kejahatan finansial, termasuk tanda bahaya berikut:

  • pembayaran dalam mata uang yang tidak sesuai dengan invoice atau dalam bentuk tunai atau setara tunai
  • pembayaran dari banyak sumber untuk melunasi satu invoice atau metode pembayaran lain yang tidak biasa
  • pembayaran ke atau dari rekening yang bukan rekening hubungan bisnis normal atau yang bertempat di negara yang tidak terkait dengan penyediaan barang atau layanan
  • permintaan pembayaran lebih atau pengembalian setelah pembayaran lebih dilakukan
  • pembayaran oleh, melalui, atau kepada (atau permintaan untuk memasok produk kita ke) pihak ketiga yang tidak berkaitan atau perusahaan fiktif
  • pembayaran atau pengiriman oleh, melalui, atau kepada perusahaan atau individu yang berasal, berada, atau beroperasi di negara yang dikenal sebagai "tempat bebas pajak" atau ke rekening bank di negara semacam itu
  • permintaan untuk mengirimkan produk ke lokasi yang tidak biasa, menggunakan rute pengiriman yang tidak biasa, atau mengimpor dan mengekspor produk yang sama
  • laporan palsu, misalnya penyajian harga yang keliru, deskripsi yang keliru tentang barang atau layanan kita, penyajian utang pajak atau pengiriman yang keliru, dan ketidaksesuaian dokumen invoice
  • ketidakmampuan pelanggan dan pemasok untuk menanggapi dengan baik pertanyaan uji tuntas yang diajukan, termasuk informasi pendaftaran pajak
  • kecurigaan bahwa mitra dagang terlibat dalam tindak kejahatan, termasuk penghindaran pajak
  • struktur M&A atau transaksi lain yang rumit tanpa alasan komersial yang jelas (Perusahaan Grup harus menerapkan Prosedur Kepatuhan Transaksi M&A untuk semua transaksi terkait)
 

Kepada siapa Anda dapat melapor

  • Line manager Anda
  • Manajemen yang lebih tinggi
  • LEX Counsel setempat
  • Head of Compliance: sobc@bat.com