Close
 
 
 

Integritas bisnis

 
 

Integritas bisnis

Kami berkomitmen untuk menerapkan standar integritas bisnis yang tinggi di semua kegiatan yang kami lakukan. Kami tidak akan mengorbankan standar etis demi hasil bisnis.

 

Konflik kepentingan

Pemasok harus menghindari benturan kepentingan dalam urusan bisnisnya dan menjalankan usaha dengan penuh transparansi sehubungan dengan setiap keadaan yang menimbulkan atau dapat menimbulkan konflik.

Dengan demikian, Pemasok harus (dan harus mengambil langkah demi memastikan bahwa Pegawainya):

  • Menghindari situasi di mana kepentingan pribadi dan/atau komersial, atau kepentingan pejabat atau karyawannya dapat, atau dapat terlihat, berbenturan dengan kepentingan Grup;
  • Mengungkapkan kepada Grup jika ada karyawan Grup yang mungkin memiliki kepentingan apa pun dalam bentuk apa pun terhadap bisnisnya atau hubungan ekonomi apa pun dengannya; dan
  • Memberi tahu Grup terkait setiap situasi yang termasuk, atau dapat dianggap sebagai, kejadian atau dugaan benturan kepentingan dengan segera setelah benturan kepentingan tersebut muncul, dan mengungkapkan cara pengelolaannya.

Ketentuan ini tidak ditujukan untuk mencegah Pemasok berbisnis dengan kompetitor Grup jikalau hal itu dilakukan secara sah dan patut.

 

Penyuapan dan korupsi

Pemasok (atau karyawan dan agennya) dilarang terlibat dalam atau melakukan penyuapan atau praktik korupsi lainnya.

Dengan demikian, Pemasok tidak boleh terlibat dalam kegiatan apa pun yang dapat dianggap sebagai penyuapan, termasuk:

  • Tidak menawarkan, menjanjikan, atau memberikan hadiah, pembayaran, atau manfaat lainnya (misalnya keramahtamahan, imbalan, tawaran pekerjaan/ penempatan kerja, atau peluang investasi) kepada suatu pihak (secara langsung ataupun tidak langsung), demi mendapatkan atau sebagai imbalan atas perbuatan tidak seharusnya atau untuk memengaruhi secara curang keputusan yang diambil pihak mana pun agar menguntungkannya atau Grup;
  • Tidak meminta untuk menerima, setuju untuk menerima, atau menerima suatu hadiah, pembayaran, atau manfaat dari suatu pihak (secara langsung ataupun tidak langsung) sebagai balasan atau iming-iming untuk melakukan perbuatan yang tidak seharusnya atau yang memengaruhi, atau yang terkesan ditujukan dengan tidak benar untuk memengaruhi, keputusan Grup;
  • Tidak menawarkan, menjanjikan, atau memberikan hadiah, pembayaran, atau manfaat lainnya kepada pejabat publik dengan tujuan untuk memengaruhi pihak tersebut dalam kapasitasnya sebagai pejabat publik demi keuntungannya atau Grup;
  • Tidak memberikan pembayaran fasilitas (secara langsung ataupun tidak langsung) terkait dengan bisnis Grup, kecuali jika benarbenar diperlukan untuk melindungi kesehatan, keselamatan, atau kebebasan Pegawai; dan
  • Mempertahankan kontrol yang proporsional dan efektif demi menjamin bahwa pembayaran yang tidak semestinya tidak ditawarkan, dilakukan, diminta, atau diterima oleh pihak ketiga yang memberikan layanan untuk atau atas nama dirinya atau Grup.
 

Hadiah dan hiburan (G&E)

Penawaran atau penerimaan G&E terkait bisnis dengan frekuensi sesekali adalah praktik bisnis yang wajar. Akan tetapi, G&E yang tidak semestinya atau berlebihan bisa menjadi salah satu bentuk penyuapan dan korupsi, serta sangat membahayakan BAT dan Pemasok kami.

Pemasok tidak boleh menawarkan atau menerima G&E yang merupakan, atau dapat dianggap sebagai, penyuapan atau praktik korupsi lainnya. Dengan demikian:

  • Pemasok diharapkan untuk mematuhi prinsip kebijakan G&E Grup sebagaimana tertuang dalam SoBC saat melakukan bisnis dengan perusahaan dan karyawan Grup;
  • Pertukaran G&E tidak boleh dilakukan selama tender atau proses penawaran yang kompetitif yang melibatkan Grup; dan
  • Pemasok tidak boleh, secara langsung ataupun tidak langsung, berupaya memengaruhi Pejabat Publik atas nama Grup dengan memberikan G&E (atau manfaat personal lainnya) kepada pejabat tersebut atau siapa pun, misalnya kerabat dekat, teman, atau rekan pejabat publik. Hadiah bagi pejabat publik dengan nilai melebihi nilai wajar biasanya tidak diperbolehkan.
 

Sanksi dan kontrol ekspor

Pemasok harus memastikan bisnisnya dijalankan dengan mematuhi semua peraturan sanksi internasional yang berlaku, dan tidak terlibat dengan wilayah atau pihak yang dikenai sanksi jika hal tersebut dilarang.

Dengan demikian, Pemasok harus:

  • Menyadari, dan mematuhi sepenuhnya, semua peraturan sanksi yang berlaku dan memengaruhi bisnisnya;
  • Menerapkan kontrol internal yang efektif untuk meminimalisir risiko pelanggaran sanksi, dan memberikan pelatihan dan dukungan untuk memastikan bahwa karyawannya memahami dan menerapkannya secara efektif, terlebih untuk pekerjaan yang melibatkan transfer dana ke luar negeri atau pengiriman atau pembelian produk, teknologi, atau layanan lintas negara; dan
  • Memberi tahu Grup jika hendak mengirimkan barang atau layanan kepada Grup yang berasal dari atau melalui wilayah yang dikenai sanksi komprehensif AS, atau hendak melakukan pembayaran atau memasok produk Grup ke/melalui wilayah atau pihak yang terkena sanksi.
 

Apa itu sanksi?

Sanksi adalah pembatasan atau pelarangan perdagangan atau transaksi, termasuk transfer dana, dengan atau yang melibatkan negara atau orang tertentu, yang dikeluarkan oleh negara, misalnya Amerika Serikat (AS), Inggris (UK); atau lembaga supranasional, misalnya PBB dan Uni Eropa, terhadap suatu negara, lembaga, atau orang lain.

Beberapa peraturan sanksi memiliki lingkup yang sangat luas. Sanksi AS, misalnya, dapat berlaku untuk selain warga AS ketika bertindak di luar AS. Secara khusus, sanksi AS melarang penggunaan dolar dan bank AS untuk pembayaran antara pihak-pihak selain warga AS yang melibatkan pihak yang dikenai sanksi, serta ekspor/ pengiriman produk dari AS atau produk dengan bahan baku dari AS ke, atau untuk, wilayah atau orang yang dikenai sanksi.

Sejumlah peraturan sanksi berlaku untuk ekspor/ekspor ulang produk yang berasal dari wilayah yang dikenai sanksi komprehensif AS atau produk dengan bahan baku dari wilayah tersebut; serta pengiriman produk melalui wilayah berisiko tinggi yang dikenai sanksi tersebut.

Berbeda dari sanksi, kontrol ekspor membebankan kewajiban perizinan atas pengiriman barang tertentu melewati batas negara, misalnya barang dengan "fungsi ganda", serta perangkat lunak dan teknologi terkait karena berpotensi digunakan untuk keperluan militer, terlepas dari pihak yang terlibat. Contoh barang dengan "fungsi ganda" adalah beberapa jenis mesin, perangkat lunak enkripsi, dan perlengkapan TI khusus.

Pelanggaran terhadap sanksi dan kontrol ekspor dapat dikenai hukuman berat yang meliputi denda, pencabutan izin ekspor, dan hukuman penjara, selain bahaya yang signifikan terhadap reputasi dan memburuknya hubungan dengan mitra perbankan.

 

Anti pencucian uang dan anti pendanaan terorisme

Pemasok (atau pegawai dan agennya) dilarang terlibat dalam pencucian uang atau pendanaan kelompok teroris.

Pemasok harus menerapkan kontrol yang efektif demi menjamin bahwa ia tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat dianggap melanggar peraturan pencucian uang atau pendanaan kelompok teroris dalam wilayah operasinya atau yang dapat membuat BAT melakukan pelanggaran tersebut. Hal ini meliputi (tetapi tidak terbatas pada): menyembunyikan atau menukarkan dana atau properti ilegal; memiliki atau berurusan dengan pendapatan dari tindak kejahatan; atau secara sadar membantu pendanaan, pengalihan aset demi keuntungan, atau dengan cara lain mendukung terorisme dan kelompok teroris.

 

Catatan bisnis dan kerahasiaan

Dalam melakukan bisnis dengan Grup, Pemasok mungkin perlu mengakses catatan rahasia dan privat terkait bisnis kami.

Dengan demikian, Pemasok harus:

  • Memastikan bahwa informasi ini dijaga dan tetap dirahasiakan;
  • Tidak mengungkapkan informasi rahasia tanpa seizin Grup terlebih dahulu; dan
  • Selalu waspada akan risiko pengungkapan tidak sengaja terhadap informasi rahasia lewat pembahasan atau penggunaan dokumen di tempat publik.

Pemasok juga harus memelihara catatan bisnis yang mutakhir yang memuat keterangan finansial atau nonfinansial sesuai dengan undangundang yang berlaku dan memastikan bahwa data pribadi ditangani dengan cara yang mematuhi seluruh undangundang perlindungan data dan privasi. Segala catatan terkait bisnis Grup harus disimpan selama mungkin sebagaimana diminta oleh Grup.

 

Privasi data dan risiko siber

Kami berkomitmen menjaga integritas dan keamanan sistem dan data kami (termasuk data pribadi) di seluruh rantai pasok kami.

Pemasok diwajibkan memelihara sistem dan kontrol yang memadai untuk melindungi data Grup, termasuk data pribadi dan akses ke sistem Grup jika dipandang sesuai. Banyak pemasok memegang atau memiliki akses ke data pribadi atau informasi rahasia Grup.

Selain mematuhi undang-undang privasi data global, misalnya Peraturan Perlindungan Data Umum (General Data Protection Regulation/GDPR), pemeliharaan kebersihan siber oleh pemasok sangat penting bagi keamanan data dan sistem Grup demi melindungi bisnis Grup. Dengan demikian, kami mengharapkan Pemasok mematuhi undang-undang perlindungan data dan keamanan siber, panduan regulasi, dan praktik terbaik industri (termasuk penilaian perlindungan data yang diwajibkan oleh undang-undang dan penilaian ancaman keamanan siber).

Ancaman keamanan siber serta risiko terhadap cara kita mengelola data (termasuk data pribadi) terus berubah. Pemasok kami harus menerapkan langkah teknis, kebijakan, dan proses yang sesuai demi melindungi data Grup dan memastikan bahwa segala akses ke sistem Grup atau pemrosesan seluruh data dilakukan dengan aman dan dikelola sesuai dengan proses yang terdokumentasi.

Dengan demikian, Pemasok harus:

  • Memelihara perlindungan data serta kebijakan keamanan informasi dan siber yang memadai dan memperbaruinya secara berkala;
  • Memantau kepatuhan terhadap kebijakan tersebut secara terusmenerus dan memastikan bahwa tindakan pembenahan dilakukan dengan segera;
  • Segera menyelidiki potensi pelanggaran kebijakan perlindungan data, insiden keamanan dan laporan bahwa ada insiden atau kejadian yang dapat memengaruhi data Grup atau sistem Grup; dan
  • Jika diwajibkan, menerapkan langkah perbaikan sebagaimana diminta oleh Grup.
 

Menilai perlindungan data dan risiko siber

Pemasok harus melakukan penilaian risiko terhadap organisasi, serta bagaimana risiko tersebut dapat berdampak pada penangangan data Grup (termasuk data pribadi) atau akses ke sistem dan data Grup, secara terus-menerus.

Pemasok harus waspada terhadap risiko dalam data Grup yang dipegangnya, atau yang dapat disebabkan oleh akses ke sistem Grup, sesuai dengan ancaman dan pemodelan risiko.

 

Persaingan adil dan antipakat

Kami percaya akan persaingan bebas sesuai dengan UU persaingan (atau antipakat).

Dengan demikian, Pemasok harus bersaing dengan jujur dan etis serta mematuhi UU persaingan di setiap negara dan area ekonomi tempatnya beroperasi.

 

Penggelapan pajak

Pemasok harus memastikan kepatuhannya terhadap semua undang-undang dan peraturan perpajakan yang berlaku di negara tempatnya beroperasi dan bersikap terbuka dan transparan kepada otoritas perpajakan yang berwenang.

Pemasok sama sekali tidak boleh terlibat dalam penggelapan pajak ilegal secara sengaja atau membantu penggelapan pajak yang dilakukan pihak lain.

Dengan demikian, Pemasok harus menerapkan kontrol yang efektif demi meminimalkan risiko penggelapan pajak atau upaya penggelapan pajak, serta memberikan pelatihan, dukungan, dan prosedur pengaduan yang memadai agar karyawan mereka dapat memahami dan menerapkannya secara efektif serta melaporkan setiap kekhawatiran.

 

Menghubungi Grup