Close
 
 

Persaingan usaha dan anti-trust

 
Skip Breadcrumb

Breadcrumb

 

Kami percaya pada persaingan bebas. Grup Perusahaan kita harus bersaing dengan adil dan etis, selaras dengan undang-undang persaingan usaha (atau ‘anti-monopoli’)

Bagaimana undang-undang persaingan usaha memengaruhi bisnis kita

Undang-undang persaingan usaha berdampak pada hampir semua aspek aktivitas kita, termasuk penjualan dan tampilan, hubungan kita dengan pemasok, distributor, pelanggan dan pesaing, negosiasi dan pembuatan kontrak, dan ketika kita memutuskan strategi penetapan harga dan persyaratan perdagangan.

Undang-undang itu berkaitan dengan kondisi pasar yang akan memengaruhi cara menangani persoalan persaingan usaha, seperti:

  • konsentrasi pasar;
  • homogenitas produk dan perbedaan merek;
  • atau regulasi, termasuk batasan iklan, larangan tampilan, dan larangan merokok di depan umum

Komitmen pada persaingan yang sehat

Kita berkomitmen pada persaingan usaha ketat dan untuk mematuhi undang-undang persaingan usaha di setiap negara dan bidang ekonomi tempat kita beroperasi.

Banyak negara memiliki undang-undang yang melarang perilaku anti-persaingan usaha. Undang-undang itu kompleks dan berbeda dari satu negara ke negara lain atau dari satu bidang ekonomi  ke bidang ekonomi lain, tetapi tidak mematuhinya dapat membawa kepada konsekuensi yang serius.

Perilaku paralel

Perilaku paralel terhadap pesaing kita bukan berarti dengan sendirinya kita anti-persaingan, tetapi kita tidak boleh berkolusi dengan pesaing kita untuk:
  • menetapkan harga atau aspek atau elemen apa pun dari penetapan harga (termasuk rabat, diskon, biaya tambahan, metode penetapan harga, ketentuan pembayaran, atau pemilihan waktu, tingkat persentase perubahan harga)
  • menetapkan syarat dan ketentuan lainnya
  • membagi atau mengalokasikan pasar, pelanggan, atau wilayah
  • membatasi produksi atau kapasitas
  • memengaruhi hasil dari proses lelang terbuka
  • menyetujui terhadap penolakan bersama untuk berurusan dengan pihak-pihak tertentu

‘Perjanjian’ dalam hal ini termasuk perjanjian tertulis atau lisan, pemahaman atau praktik, perjanjian yang tidak mengikat, atau tindakan yang dilakukan berdasarkan pemahaman bersama, atau perjanjian tidak langsung yang dijembatani oleh pihak ketiga, seperti asosiasi dagang, pelanggan, atau pemasok.

Ini juga termasuk situasi ketika pesaing membagikan (secara langsung atau tidak langsung) informasi dengan pandangan untuk mengurangi persaingan usaha. Misalnya, pesaing dapat saling memberi tahu tentang peningkatan harga di masa depan sehingga mereka bisa mengoordinasikan kebijakan penetapan harganya (dikenal sebagai ‘praktik pengaturan).

Pertemuan dengan pesaing

Segala pertemuan atau pembicaraan langsung dengan pesaing harus ditangani dengan hati-hati. Kita harus menyimpan catatan tentang hal itu dengan saksama, dan memutus hubungan jika mereka ternyata, atau terlihat sebagai, anti-persaingan usaha.

Tidak semua pengaturan dengan pesaing itu bermasalah. Kontrak yang sah dapat terkait dengan asosiasi dagang, pertukaran informasi tertentu secara terbatas, dan iprakarsa bersama tentang pendekatan menurut peraturan atau advokasi publik.

Informasi tentang pesaing

Kita hanya boleh mengumpulkan informasi tentang pesaing dengan cara-cara yang sah sesuai hukum, dan mematuhi undang-undang persaingan usaha.

Mendapatkan informasi pesaing secara langsung dari pesaing tidak dibenarkan, kecuali untuk kondisi yang sangat terbatas dan luar biasa.

Mengumpulkan informasi tentang pesaing dari pihak ketiga (termasuk pelanggan, konsultan, analisis, dan asosiasi dagang) seringkali menimbulkan persoalan hukum setempat yang kompleks dan hanya boleh dilakukan setelah berkonsultasi dengan penasihat hukum.

Posisi dominan

Ketika suatu Grup perusahaan memiliki ‘kekuatan pasar’, perusahaan itu biasanya memiliki tugas khusus untuk melindungi persaingan usaha dan tidak menyalahgunakan posisinya.

Konsep ‘dominan’, ‘kekuatan pasar’, dan ‘penyalahgunaan‘ bergantung pada negaranya.

Ketika suatu Grup perusahaan dianggap dominan di pasarnya, perusahaan itu biasanya dibatasi kemampuannya untuk terlibat dalam praktik seperti pengaturan eksklusivitas,  rabat loyalti, diskriminasi di antara pelanggan setara, menetapkan harga yang sangat tinggi atau sangat rendah (di bawah biaya), atau menyatukan atau membundel produk-produk yang  berbeda.

Mempertahankan harga jual kembali

Batasan tertentu di antara pihak-pihak dalam berbagai level rantai pasokan, seperti ketentuan mempertahankan harga jual kembali antara pemasok dan distributor atau pengecer, dapat merupakan tindakan melanggar hukum.
Batasan pada kemampuan pelanggan kita untuk menjual kembali ke wilayah atau grup pelanggan tertentu dapat menjadi persoalan besar dalam persaingan usaha di negara-negara tertentu.

Mempertahankan harga jual kembali adalah ketika pemasok berusaha untuk, atau ternyata melakukan, mengendalikan atau memengaruhi (termasuk secara langsung, melalui ancaman dan/atau insentif) harga yang pelanggannya menjual kembali produk-produknya.

Aturan mempertahankan harga jual kembali dan batasan penjualan kembali berbeda-beda di dunia. Jika relevan bagi peran Anda, Anda harus memahami aturan yang berlaku di negara-negara yang menjadi tanggung jawab Anda.

Merger dan akuisisi

Ketika Grup perusahaan terlibat dalam merger dan akuisisi, pendaftaran wajib mungkin harus dilakukan di satu negara atau lebih.

Kewajiban pendaftaran bergantung pada negara, tetapi harus selalu diperiksa dalam konteks merger, akuisisi (aset atau saham), dan usaha patungan.

Meminta nasihat dari ahli

Jika kita terlibat dalam aktivitas bisnis yang relevan dengan undang-undang persaingan usaha, kita harus
mematuhi panduan kawasan, daerah, atau pasar yang berdampak pada kebijakan Grup dan hukum di daerah ini, dan berkonsultasi dengan Penasihat LEX setempat kita.

Kita semestinya tidak berasumsi bahwa undang-undang persaingan usaha tidak akan berlaku hanya karena tidak ada yang berlaku secara lokal. Banyak negara, seperti AS dan negara-negara Uni Eropa, menerapkan undang-undang persaingan usaha ekstrateritorial (di tempat tindakan terjadi, dan di tempat timbul dampak).

Siapa yang dapat diajak bicara

Line Manager Anda
Manajemen lebih tinggi
Penasihat LEX setempat Anda
Kepala Bidang Kepatuhan (Head of Compliance):
()